Monday, June 19, 2006

Hujan lewat sore dan irama piano yang mendayu


Sore itu hujan turun lagi
Membawa sama lara hatiku
Jauh merobos dunia kemanusia dalam kecintaan

Berteman irama piano yang mendayu
Terlahirlah rasa sayu yang mencengkam dada
Tangkai hatiku yg merindu

Hujan lewat sore dingin sekali turunnya
Nun ditepi jendela aku menanti
Sambil bermain titis-titis rintikmu
Sesekali menyapu sama titis air mataku

Hujan lewat sore
Membuat hati jadi gundah
Fikiran tandus tak bermaya..
Jiwa pasrah

Dan juga..
Pening kepala.. alahaii

No comments: